12 December 2011

Pencuri Impian



Hi uolss...


Selamat Hari Isnin.. org2 selangor sure xder Monday blues kan ekekeke...


Memula nak share this story,


Taken from forwarded email





Di sebuah kota, ada seorang gadis muda yang sangat suka menari. Kepandaiannya menari sangat terbaik dibandingkan dengan rekan-rekannya yang lain, sehinggakan dia seringkali menjadi juara dalam pelbagai pertandingan yang diadakan. Dia berfikir, dengan bakat yang dimilikinya saat ini, suatu hari nanti apabila dewasa, dia ingin menjadi penari bertaraf dunia. 


Dia membayangkan dirinya menari di Russia, China, Amerika, Jepun, serta ditonton oleh ribuan penonton yang memberi tepukan gemuruh kepadanya.

Suatu hari, kotanya dikunjungi seorang pakar tari yang berasal dari luar negara. Pakar ini sangatlah hebat. Dari tangan dinginnya telah banyak dilahirkan penari-penari kelas dunia. Gadis muda ini ingin sekali menari dan menunjukkan kebolehannya di depan sang pakar tersebut, malah jika boleh memperoleh kesempatan menjadi muridnya.

Akhirnya kesempatan itu datang juga. Si gadis muda berjaya menemui sang pakar di belakang panggung, seusai sebuah persembahan tari. Si gadis muda bertanya:


“Tuan, saya ingin sekali menjadi penari kelas dunia. Apakah tuan punya waktu sejenak, untuk menilai saya menari? Saya ingin tahu pendapat tuan tentang tarian saya”.

“Okey, menarilah di depan saya selama 10 menit”, jawab sang pakar.

Belum lagi 10 minit berlalu, sang pakar berdiri dari kursinya, lalu berlalu meninggalkan si gadis muda begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun.

Betapa hancur si gadis muda melihat sikap sang pakar. Si gadis terus berlari keluar. Pulang ke rumah, dia menangis tersedu-sedu. Dia menjadi benci terhadap dirinya sendiri. Ternyata tarian yang selama ini dia bangga-banggakan tidak ada maknanya di hadapan sang pakar. Kemudian dia ambil sepatu tarinya, lalu dilemparkan ke dalam gudang. Sejak saat itu, dia bersumpah tidak akan menari lagi.

Puluhan tahun berlalu. Sang gadis muda kini telah menjadi ibu dengan tiga orang anak. Suaminya telah meninggal. Dan untuk menghidupi keluarganya, dia bekerja menjadi pelayan di sebuah kedai di sudut jalan.

Suatu hari, ada sebuah persembahan tari yang diadakan di kota itu. Nampak sang pakar berada di antara para menari muda di belakang panggung. Sang pakar nampak tua, dengan rambutnya yang sudah putih. Si ibu muda dengan tiga anaknya juga datang ke persembahan tari tersebut. Selesai acara, ibu ini membawa ketiga anaknya ke belakang panggung, mencari sang pakar, dan memperkenalkan ketiga anaknya kepada sang pakar.

Sang pakar masih mengenali ibu muda ini, dan kemudian mereka bercerita secara akrab. Si ibu bertanya,

“Tuan, ada satu pertanyaan yang tersimpan di hati saya iaitu tentang penampilan saya sewaktu menari di hadapan tuan bertahun-tahun yang silam. Sebegitu buruknya kah penampilan saya saat itu, sehingga tuan terus pergi meninggalkan saya begitu saja, tanpa berkata sepatah pun?”

“Oh ya, saya ingat peristiwa itu. Terus terang, saya belum pernah melihat tarian seindah yang kamu lakukan waktu itu. Saya rasa kamu akan menjadi penari kelas dunia. Saya tidak mengerti mengapa kamu tiba-tiba berhenti dari dunia tari”, jawab sang pakar.

Si ibu muda sangat terkejut mendengar jawapan sang pakar.
“Ini tidak adil”, seru si ibu muda.
“Sikap tuan telah mencuri semua impian saya. Kalau memang tarian saya bagus, mengapa tuan meninggalkan saya begitu saja ketika saya baru menari beberapa minit. Tuan seharusnya memuji saya, dan bukan mengacuhkan saya begitu saja. Jika tidak, pasti sekarang saya sudah menjadi penari bertaraf dunia. Bukan hanya menjadi pembantu kedai.”

Si pakar menjawab lagi dengan tenang
“Tidak …. tidak, saya rasa saya telah berbuat yang sepatutnya. Anda tidak semestinya minum anggur satu barel untuk membuktikan anggur itu enak. Demikian juga saya. Saya tidak harus menonton anda 10 minit untuk membuktikan tarian anda bagus. Malam itu saya sangat lelah setelah pertunjukan pentas. Maka sejenak saya tinggalkan anda, untuk mengambil kartu nama saya, dan berharap anda mau menghubungi saya lagi keesokan hari. Tapi anda sudah pergi ketika saya keluar. Dan satu hal yang perlu anda pahami, bahwa anda sepatutnya fokus pada impian anda, bukan pada ucapan atau tindakan saya.“

“Dan pujian? Kamu mengharapkan pujian? Ah, waktu itu kamu sedang belajar. Pujian itu seperti pedang bermata dua. Ada kalanya memotivasikanmu, namun boleh juga melemahkanmu. Dan faktanya saya melihat bahawa sebahagian besar pujian yang diberikan pada saat seseorang sedang belajar, hanya akan membuat dirinya puas dan pertumbuhannya berhenti. Oleh itu, saya lebih suka mengacuhkanmu, agar hal itu dapat membuatmu memajukan diri lebih cepat lagi. Lagipun, pujian itu seharusnya datang dari keinginan saya sendiri. Anda tidak sewajarnya meminta pujian dari orang lain.“

“Anda lihat, ini sebenarnya hanyalah masalah remeh. Seandainya anda pada waktu itu tidak menghiraukan apa yang terjadi dan tetap menari, mungkin hari ini anda sudah menjadi penari kelas dunia.”

“Mungkin anda sakit hati pada waktu itu, tapi sakit hati anda akan cepat hilang setelah anda berlatih kembali. Tapi sakit hati kerana penyesalan anda hari ini tidak mungkin hilang selama-lamanya.”


So uolss,


Apa pengajaran yang kita dapat ??


No matter what, if kita ada impian (Saya percaya semua org ada impian waima dia hanya surirumah shj)


Xkiralah besar atau kecil Impian tersebut, bila kita berimpian kita adalah tergolong dlm insan berjiwa besar & mahu maju..


Pelihara & pupuklah impian kita, sebab hanya kita yang bole membolehkan impian kita tercapai. 




"Never give up on your dream... perseverance is all important. If you don't have the desire and the belief in yourself to keep trying after you've been told you should quit, you'll never make it." 


Yer uolss, Nora pun dalam proses untuk belajar memelihara & membaja Impian yang tersimpan di dalam sanubari. Semoga satu hari nanti ia akan tumbuh subur ;) Insyaallah.


so kawan-kawan, apa impian anda?


Walau apapun, anda berhak untuk mengapai apa shj yang anda fikirkan :)


Btw,


Jika anda berminat untuk sama-sama mengejar impian as one of Premium Beautiful Apprentice bersama-sama Nora




Do call me at 013-981 6675 or 

Insyaallah, i'll guide u all the way :)


Luv,


Note: We an authorized dealer of Premium Beautiful. We provide professional service and consultation to make sure you all get the best. Free demo and consultation provided.

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...